INI TEMPAT WISATA DI SITUBONDO LOH..

Ga ada habisnya memang jika kita bicara tentang begitu banyak dan indahnya pariwisata yang ada di Indonesia ini. Contohnya di Situbondo, yang terkenal dengan keseniannya yang bernama Ojhung.

WISATA ALAM TAMAN NASIONAL BALURAN
Gunung Baluran, Savana Bekol, Pantai Bama, Pantai Bilik, Forever Green Forest, Goa Jepang, Curah Tangis

WISATA ALAM BAHARI
Pantai Pasir Putih, Pantai Berigheen, Pantai Pathek, Pantai Banongan, Pantai Lempuyang, Pantai Tangsi, Pantai Tampora, Pantai Keperan, Bendungan Curah Cottok, Pemandian Taman, Air Terjun Talempong, Air Terjun Setancak, Arung Jeram Samir Indah, Pelabuhan Panarukan, Pelabuhan Kalbut, Pelabuhan Jangkar, Pelabuhan Besuki, Pondok Mimbo

WISATA ALAM PEGUNUNGAN
Puncak Rengganis, Desa Baderan, Gunung Pattok, Padang Savana Sekasor Lereng Argopuro, Perkebunan Kopi Agro Kayumas

WISATA SEJARAH
DAM Sluice, Stasiun Kereta Api, Rumah Resident Besuki, Rumah Dalem Tengah, Rumah Bupati Besuki, Menara Air, Situs Selobanteng, Situs Batu Lanai, Rumah Tradisional Situbondo Tabing Tongkok

WISATA RELIGI
Pasarean Syeik M. Ishaq, Pasarean Agung Saifudin, Makam Raden Tjondrokusumo, Makam Ke Pate Alos, Situs Makam Tegal Mas, Klenteng Poo Tong Biaw Besuki, Gereja


WISATA ALAM TAMAN NASIONAL BALURAN
1. Gunung Baluran

Gunung Baluran berada di tengah-tengah TN Baluran, Situbondo, ujung timur pulau Jawa. Berbatasan dengan selat Madura dan Selat Bali. Gunung Baluran yang sudah tidak aktif ini memiliki dinding kawah dengan ketinggian antara 900-1.247 mdpl. Disekitar Gunung Baluran daerah rendah yang sedikit bergelombang diliputi padang Savana dengan diselingi pepohonan dan sedikit daerah yang ditumbuhi semak serta pepohonan merambat. Sementara daerah pantai terdapat daerah karang terjal. Jika kamu ingin mengunjungi lokasi ini, bisa melalui pintu masuk TN Baluran di Karangtekok dan Wonorejo.


GUNUNG BALURAN *photoby indonesiatravel*

2. Savana Bekol

Savana Bekol adalah tempat wisata andalan di TN Baluran. Bahkan Savana Bekol disebut-sebut Savana-nya Africa, keren kan. Disini kamu bisa melihan pemandangan alam yang menakjubkan, dimana banyak rusa yang sedang berlarian dan makan, merak yang melebarkan ekornya, kerbau besar, elang yang mencari makan hingga lutung dan makaka yang bergelantungan di pohon. Selain hewan, kamu juga bisa melihat pepohonan yang bentuknya unik. Jangan takut, untuk masuk kesini kamu hanya harus mengeluarkan kocek sebesar Rp.2.500/orang dan Rp.6.000/mobil. Fasilitas yang tersedia disini antara lain ; kantor pengelola, pondok kerja, pesanggrahan, shelter, jalan trail, menara pandang, dan lain-lain. Oh iya, tempat ini sangat cocok untuk penelitian, pengamatan dan atraksi satwa serta wisata air di beberapa pantai yang berada di dalam kawasan TN Baluran.


SAVANA BEKOL *photoby tripadvisor*
SAVANA BEKOL *photoby eastjava*

3. Pantai Bama

Selain memiliki Padang Savana dan hutan asri, TN Baluran juga memiliki Pantai. Pantai Bama dan Pantai Bilik. Pantai Bama yang cantik ini mulai dikenal dan dikunjungi wisatawan domestik. Ada fasilitas rumah makan, penyewaan alat snorkeling di sini. Kamu bisa snorkeling di Pantai Bama, hingga bisa melihat terumbu karang dan ikan nemo yang indah. Waktu yang tepat untuk snorkeling di Pantai Bama ini sekitar jam 06.00-09.00.


PANTAI BAMA *photoby situbondoelokblogspot*
PANTAI BAMA *photoby surabayapanduanwisata*
PANTAI BAMA *photoby traveldetik*

4. Pantai Bilik

Pantai Bilik adalah Pantai selain Pantai Bama, yang masih termasuk dalam kawasan TN Baluran. Menuju ke pantai ini bisa melalui jalur darat dengan menyusuri hutan TN Baluran dan melewati kawasan Karangteok. Atau melalui jalan laut dari Desa Banyuputih dengan menyewa perahu nelayan yang bersandar di Pantai Ketapang. Alternatif jalan laut lebih efisien dengan waktu sekitar 1.5 jam atau sekitar 20 km. Yang membuat pantai ini unik adalah latar belakang padang Savana Baluran, pantai tenang yang nyaris tanpa hempasan ombak besar dan pantai yang didominasi oleh bebatuan kecil karang putih yang telah mati.


PANTAI BILIK *photoby surabayapanduanwisata*
PANTAI BILIK *photoby indonesiakaya*

5. Forever Green Forest


Forever Green Forest ini masih termasuk di dalam kawasan TN Baluran, Situbondo.

FOREVER GREEN FOREST/MANGROVE *photoby tripadvisor*

6. Goa Jepang

Selain ada di Padang Bandung, ternyata Goa Jepang ada juga loh di Situbondo, tepatnya di kawasan TN Baluran. Gua Baluran ini merupakan saksi sejarah bahwa di tempat ini pernah terjadi pertempuran sengit antara tentara RI dan tentara Jepang. Sayangnya banyak tentara RI yang gugur.


GOA JEPANG *photoby wisatasitubondo*

7. Curah Tangis

Ada cerita mistis dari Curah Tangis atau Jurang Tangis yang masih berada di kawasan TN Baluran. Konon katanya Curah tangis ini sebagai tempat pembuangan mayat dari G30Spki. Cerita mistisnya ga perlu diceritakan yaaa, sudah tau lah kaya gimana :( 

Curah Tangis ini tepatnya berada di Hutan Baluran atau jalur tengkorak. Jadi, antara Curah Tangis dan jalur tengkorak ini katanya merupakan kesatuan, karena Curah Tangis berada di pertengahan jalur tengkorak Hutan Baluran.


JURANG TANGIS *photoby ikaningtyasblogspot*



WISATA ALAM BAHARI
1. Pantai Pasir Putih

Nah, ini dia Pantai Pasir Putih di Situbondo yang sudah terkenal. Memang indah loh pantai ini. Pantai yang berada di Dusun Kembangsambi, Pasir Putih, Bungatan, Situbondo ini salah satu tempat wisata andalan di Situbondo, Jawa Timur. Terlebih lagi letaknya sangat strategis, yaitu di pinggir jalan utama Surabaya-Banyuwangi. Jika kamu ke Bali via darat atau menuju Gunung Bromo dari Banyuwangi, kamu bisa mampir disini yaaa. Dijamin ga nyesal deh. Disini kamu bisa melihat koral warna warni, ikan cantik yang berkeliaran di terumbu karang, pemandangan laut biru Selat Madura, dan keunggulannya adalah air laut yang sangat tenang, nyaris tidak berombak (mungkin ada yaa, tapi ombak kecil aja).

Oh iya, dengan bentuk pantai yang melengkung, disini ada hutan kehijauan di tepian. Barisan pohon Cemara Udang, Kelapa dan Jati memberikan nuansa ketenangan dan udara yang sejuk di pantai ini. Banyak satwa liar yang masih berkeliaran disini. Salah satunya kera hitam, yang suka mencari makanan di pantai.


PANTAI PASIR PUTIH *photoby surabayapanduanwisata*
PANTAI PASIR PUTIH *photoby initempatwisata*

2. Pantai Berigheen

Pantai Berigheen berada di Desa Peleyan, Panarukan. Panjang pantai sekitar 3 km dan luas area pantai sekitar 300 meter. Para nelayan suka melelang hasil tangkapannya di pantai ini. Banyak pengunjung mendatangi pantai ini yang indah, apalagi dengan latar belakang Gunung Agung yang membuat pemandangan makin indah.


PANTAI BERIGHEEN *photoby wisatasitubondo*

3. Pantai Pathek

Pantai Pathek berada di Desa Gelung, Panarukan, Situbondo. Pantai ini sudah mulai memiliki fasilitas, mulai dari restoran dan penginapan. Banyak pengunjung mendatangi pantai ini, terutama pada hari libur.


PANTAI PATHEK *photoby wisatasitubondo*

4. Pantai Banongan 

Pantai Banongan berada di Desa Wringin Anom, Asembagus (masih 5 km dari Asembagus). Pantai dengan pasir hitam dimana terdapat perkebunan tebu di sekitar pantai. Tempat ini sering digunakan untuk latihan korps Marinir.


PANTAI BANONGAN *photoby wisatasitubondo*

5. Pantai Lempuyang 

Pantai Lempung masih termasuk dalam wilayah TNI Baluran. Pintu masuknya melalui Karangtekok, dapat melalui darat ataupun dengan perahu. Pantai ini sangat indah dan sudah mulai dikenal wisatawan dari luar kota. Namun sayangnya belum ada fasilitas yang tersedia di pantai ini.


PANTAI LEMPUYANG *photoby wisatasitubondo*

6. Pantai Tangsi 

Pantai Tangsi berada di Desa Semiring, Mangaran, Situbondo. Dengan adanya mercu suar, pantai ini menarik pengunjung, ditambah dengan adanya budidaya tambak ikan dan tanaman bakau.


PANTAI TANGSI *photoby wisatasitubondo*

7. Pantai Tampora 

Pantai Tampora berada di Desa Tampora. Pantai ini tidak memiliki garis pantai yang terlalu panjang tapi memiliki hamparan pasir pantai putih dan ada tebing bebatuan yang membuat para pengunjung mendatangi pantai ini untuk berwisata.


PANTAI TAMPORA *photoby surabayapanduanwisata*
PANTAI TAMPORA *photoby wisatasitubondo*

8. Pantai Keperan 

Pantai Keperan berada dekat dengan Pantai Tangsi. Sama seperti Pantai Tangsi, disini dikenal dengan budidaya tambak ikan dan tanaman bakau. Walau sering terjadi ROB atau banjir air laut, namun para nelayan terkadang menjual hasil tangkapannya di pantai ini.


PANTAI KEPERAN *photoby wisatasitubondo*

9. Bendungan Curah Cottok 

Bendungan Curah Cottok yang merupakan bendungan alami ini berada di Kapongan. Seperti halnya fungsi bendungan lainnya, bendungan Curah Cottok ini berfungsi sebagai sarana irigasi untuk areal pertanian di wilayah sekitarnya.


BENDUNGAN CURAH COTTOK *photoby bakorwilmalangjatimprov*

10. Pemandian Taman

Pemandian Taman sebenarnya adalah kolam alam yang berada di daerah barat Kabupaten Situbondo, sekitar 2 jam dari pusat kota Situbondo atau sekitar 200 meter dari jalan raya Banyuglugur. Kolam alami terbuat dari pahatan batu sungai dan terisi dengan air dari sumber mata air yang terletak di pojok selatan kolam. Saat ini lokasi sudah direnovasi, namun sayangnya belum dikelola dengan penuh dan pengunjung masih dapat masuk ke lokasi tanpa dikenakan biaya.


PEMANDIAN TAMAN *photoby wisatasitubondo*

11. Air Terjun Telempong 

Air Terjun Telempong berada di Desa Talempong, Banyuglugur, Situbondo. Jaraknya sekitar 53 km dari Kota Situbondo. Dari penitipan kendaraan di rumah penduduk, kamu masih harus berjalan kaki sekitar 30 menit atau 2 km ke lokasi. Jalur menuju Air terjun Telempong ini harus melewati rumah-rumah dan persawahan. Dengan ketinggian sekitar 45 meter dan di apit tebing bebatuan yang tinggi, pemandangan air terjun ini sangat indah. Ditambah lagi dengan cuaca yang cukup sejuk dan airnya yang jernih dan segar. Tidak salah jika air terjun Telempong ini mulai banyak dikunjungi masyarakat sekitar ataupun dari luar kota. Sayangnya lokasi ini belum benar-benar diolah oleh pihak terkait.


AIR TEJUN TALEMPONG *photoby wisatasitubondo*

12. Air Terjun Setancak

Air terjun Setancak berada di Desa Mojosari, Asembagus, Situbondo. Jarak tempuh sekitar 4 jam dari kota Situbondo. Air terjun Setancak mempunyai ketinggian 8 meter, dan banyak didatangi pengunjung yang ingin melihat keindahannya.


AIR TERJUN SETANCAK *photoby ensiklopediaindonesia*
AIR TERJUN SETANCAK *photoby situbondoinfoblogspot*

13. Arung Jeram Samir Indah 

Selain Padang Savana yang terkenal di Situbondo, ada olahraga rafting yang sudah dikenal di Situbondo, yaitu Arung Jeram Samir Indah, yang terletak di Dusun Samir, Bantal, Asembagus, Situbondo. Uniknya, rafting ini bisa dilakukan pada malam hari, karena air disini mengandung belerang (sekitar pH4-pH5) hingga sangat aman dari gangguan ular.


ARUNG JERAM SAMIR INDAH *photoby beritametro*
ARUNG JERAM SAMIR INDAH *photoby duta*

14. Pelabuhan Panarukan 

Pelabuhan Baru Panarukan yang berada di Desa Kilensari, Panarukan (sekitar 8 km arah barat Situbondo), dibuat pada tahun 2011. Proses pembangunan ini memakan biaya sekitar Rp.12 miliar untuk dermaga baru sepanjang 177 meter dan lebar 10 meter. Infrastruktur pelabuhan ditata kembali, mulai dari pergudangan, parkir dan perkantoran. Dan rencananya akan menjadi pelabuhan bongkar muat barang yang menghubungkan Indonesia Timur dan jalur kereta api Jember-Panarukan, yang ditargetkan bisa beroperasi pada tahun 2018. 

Awalnya, pelabuhan Panarukan ini didirikan sekitar tahun 1890 oleh Ondemer George Bimie. Dan pelabuhan ini maju pesat zaman dulu dibanding pelabuhan Besuki. Waktu itu, pelabuhan Panarukan menjadi tempat singgah kapal besar ke Eropa yang membawa hasil bumi seperti gula dan jagung dari Situbondo, tembakau dari Jember dan kopi dari Bondowoso.


PELABUHAN PANARUKAN *photoby ikaningtyasblogspot*
PELABUHAN PANARUKAN *photoby antarajatim*

15. Pelabuhan Kalbut 

Pelabuhan Kalbut berada di Desa Semiring, Mangaran, Situbondo. Pelabuhan ini khusus untuk rute Kangean, Sepudi dan Raas. Sama halnya seperti di Pelabuhan Jangkar, pelabuhan Kalbut juga banyak dikunjungi untuk sekedar berwisata ataupun memancing.


PELABUHAN KALBUT *photoby situbondokab*

16. Pelabuhan Jangkar 

Pelabuhan Jangkar yang berada di Asembagus merupakan pelabuhan utama Situbondo. Jaraknya sekitar 35 km arah timur Situbondo. Selain berfungsi sebagai pemabuhan, banyak pengunjung yang mendatangi tempat ini untuk sekedar berwisata, berjalan-jalan di pantai, berenang atau memancing. Tujuan pelayaran dari pelabuhan ini antara lain ke Kalianger, Sepudi, Raas, Kangean, Kalianget.


PELABUHAN JANGKAR *photoby nationaltempo*
PELABUHAN JANGKAR *photoby eastjava*

17. Pelabuhan Besuki

Pelabuhan Besuki tidak sebesar Pelabuhan Panarukan pada zaman dulu. Walau bukan pelabuhan terbesar, tapi pelabuhan yang dikenal sebagai pelabuhan rakyat ini mempunyai peranan penting dalam jalur perekonomian rakyat pada masa pemerintahan kolonial Belanda. Konon, pelabuhan ini pernah disinggahi oleh Ratu Belanda Beatrix ketika mengunjungi Besuki. Dan Pelabuhan Besuki adalah tempat bersandarnya kapal VOC pada masa pemerintahan Raden Tumenggung Prawirodiningrat II. 

Sayangnya pelabuhan ini kalah maju dengan Pelabuhan Panarukan yang maju pesat. Saat ini pelabuhan Besuki hanya difungsikan sebagai pelabuhan transit atau alternatif, di bawah wilayah Syahbandar Kalbut yang lokasinya lebih strategis karena berada di tanjung yang menjorok ke laut. Sayangnya kondisi pelabuhan Besuki sekarang sangat memprihatinkan, dengan banyaknya sampah yang berserakan di pelabuhan *lihat gambar di bawah*


PELABUHAN BESUKI *photoby situbondokab*
PELABUHAN BESUKI *photoby berita2*

18. Pondok Mimbo

Pondok Mimbo atau TPI (tempat pelelangan ikan) terbesar di Situbondo, tepatnya berada di Desa Sumberanyar, Banyuputih atau 50 km arah timur Kota Situbondo. Selain pelelangan ikan, tempat ini merupakan pasar ikan tradisional dengan ikan yang masih segar baru ditangkap dari nelayang yang pulang melaut. Hasilnya ikan, kepiting, udang dan hasil laut lainnya.


PONDOK MIMBO *photoby sumberanyardesa*



WISATA ALAM PEGUNUNGAN
1. Puncak Rengganis 

Puncak Rengganis merupakan bagian puncak dari pegunungan Argopuro, gunung berapi yang sudah tidak aktif lagi. Di puncak ini banyak terdapat situs sejarah, antara lain teras-teras berundak yang terdiri dari tiga komplek kepurbakalaan dengan 5 bangunan. Konon katanya legenda bangunan ini merupakan bekas kerajaan Dewi Rengganis.


PUNCAK RENGGANIS *photoby wisatasitubondo*

2. Desa Baderan 

Desa Baderan berada di Sumbermalang. Dengan latar belakang Gunung Argopuro desa ini sangat indah untuk dikunjungi, apalagi cuaca yang masih sangat sejuk. Desa ini merupakan salah satu jalur para pendaki menuju Gunung Argopuro. Rutenya pun mudah dan masih dilalui kendaraan umum dengan rute Besuki-Baderan.


DESA BADERAN *photoby situbondokab*

3. Gunung Pattok 

Gunung Pattok berada di Mimbaan, Panji Situbondo. Mudah dicapai dengan kendaraan umum atau pribadi (khususnya roda dua). Dari sini kamu bisa melihat pemandangan kota Situbondo yang sangat indah. Dan cocok sekali untuk kamu yang suka camping, karena treck yang tidak terlalu sulit juga tidak jauh dari Kota Situbondo.


GUNUNG PATTOK *photoby situbondokab*

4. Padang Savana Cikasur, Lereng Argopuro

Padang Savana Cikasur berada di Lereng Argupuro, Situbondo. Lokasi ini merupakan padang savana rumput khas, yaitu lamuran dari jenis dichantium dan polytrias amaura serta alang-alang atau inpratur silindria. Di lokasi ini ada bekas bangunan penginapan, lapangan terbang dan parit pertahanan yang dibangun sekitar abad 19 oleh warga Belanda bernama Van Boer. Sampai sekarang lokasi ini banyak dikunjungi para pengunjung dari berbagai daerah sebagai tempat wisata.


PADANG SAVANA *photoby wisatasitubondo*
PADANG SAVANA *photoby bakorwilmalangjatimprov*

5. Perkebunan Kopi Agro Kayumas

Perkebunan Kopi Kayumas ini berada Kecamatan Arjasa, sekitar 47 km dari Kota Situbondo, dengan ketinggian 760-1550 meter dari atas permukaan laut. Awalnya, sekitar tahun 1886, perkebunan ini merupakan kebun kopi Arabika dan tanaman kina dengan nama NV Mijt yang kemudian berubah menjadi Van Landem Kanyumas sampai tahun 1957. Selanjutnya tahun 1958, perkebunan ini dinasionalisasikan menjadi Pusat Perkebunan Negara Baru.

Hebatnya, dengan seiring tahun berjalan, dan di bawah pengelolaan PTPN XII sejak tahun 1996, dengan merk Java Coffee Kayumanis, termasuk salah satu penyumbang komoditas kopi Arabika dan kopi luwak.

AGRO WISATA KOPI KAYU MAS *photoby wisatasitubondo*



WISATA SEJARAH
1. DAM Sluice 

DAM Sluice ini merupakan sisa peninggalan pada waktu penjajahan Belanda, sekitar tahun 1832, tepatnya pada masa pemerintahan Bupati pertama Besuki, yaitu Tumenggung Aria Prawira Adiningrat. Lokasinya di Jalan Cendrawasih, di belakang kantor KPU. Fungsi DAM ini untuk irigasi pertanian yang ada di Situbondo. Sayangnya pada tahun 2002 dan 2006 DAM ini terkena terjangan banjir yang menyebabkan kerusakan fatal.


DAM SLUICE *photoby wisatasitubondo*

2. Stasiun Kereta Api 

Stasiun Kereta Api Panarukan yang dibangun sekitar tahun 1890 ini tidak jauh dari Pelabuhan Panarukan, dengan rute hanya untuk Panarukan-Kalisat, untuk membawa hasil perkebunan dan hasil laut. Sayangnya stasiun kereta api ini tidak lagi digunakan, karena rute sudah ditutup. Namun, kondisi bangunan dengan dua jalur rel yang sudah tua masih utuh, rel masih ada.

STASIUN KERETA API SITUBONDO *photoby situbondokab*

3. Rumah Resident Besuki 

Rumah Resident Besuki berada tepat di pinggir jalan raya, di sebelah selatan Alun-Alun Kota Besuki. Dibangun sekitar tahun 1803, dengan struktur gaya campuran Eropa dan China. Sayangnya kondisi bangunan saat ini sangat perlu perbaikan. Apalagi dengan adanya nilai sejarah dengan Besuki.


RUMAH RESIDENT BESUKI *photoby wisatasitubondo*

4. Rumah Dalem Tengah 

Rumah Dalem Tengah sebenarnya adalah rumah Ke Pate Alos, yang nama aslinya Bagus Kasim, putera dari Kyai Wiroborto dari Desa Tanjung Pamekasan Madura. Letaknya di gang masuk sebelah utara Alun-Alun Besuki. Dulunya rumah ini dipergunakan sebagai tempat pertemuan antara Ke Pate Alos dengan masyarakat bawahannya. Sampai sekarang, rumah ini merupakan cagar budaya yang harus dilestarikan dari Situbondo.


RUMAH DALEM TENGAH *photoby wisatasitubondo*

5. Rumah Bupati Besuki 

Rumah Bupati Besuki letaknya di sebelah barat dan berdampingan dengan Rumah Resident Besuki. Tidak ada informasi pasti waktu pembangunan, tapi saat ini bangunan sudah di renovasi dan sebagian digunakan untuk gedung sekolah SMA 1 Besuki.


RUMAH BUPATI BESUKI *photoby wisatasitubondo*

6. Menara Air

Menara air ini berada di pojok selatan Alun-Alun Kabupaten Situbondo. Fungsinya sama seperti menara air lainnya, yaitu penyuplai air untuk wilayah Situbondo. Menara air yang memiliki nilai sejarah ini sudah tua loh, dibangun tahun 1936 pada masa Bupati Panarukan Raden Adipati Ario Soedibiokoesoemo.


MENARA AIR *photoby wisatasitubondo*

7. Situs Selobanteng 

Di Desa Selobanteng, Banyuglugur, Situbondo ada peninggalan sejarah (katanya) dari Kerajaan Majapahit. Bentuk peninggalan bersejarah ini menyerupai banteng atau nandi yang sedang duduk dan terbuat dari bahan batu andesit. Tepatnya berada di lereng bukit di ketinggian 400 meter di atas permukaan laut.


SITUS SELOBANTENG *photoby situbondokab*

8. Situs Batu Lantai

Situs Batu Lantai berada di Desa Selobanteng. Konon katanya situs Batu Lantai ini merupakan bagian dari situs Selobanteng.


SITUS BATU LANAI *photoby kemendagri*

9. Rumah Tradisional Situbondo Tabing Tongkok

Rumah Tabing Tongkok adalah rumah tradisional masyarakat di Situbondo, yang sayangnya saat ini sudah mulai tergantikan dengan rumah modern. Padahal karakteristik rumah adat tradisional ini sangat indah. Konsep rumah tradisional ini mencerminkan karakter masyarakat Situbondo, yaitu keterbukaan.


RUMAH TRADISIONAL TABING TONGKOK *photoby tekajebisblogspot*



WISATA RELIGI
1. Pasarean Syeik Maulana Ishaq 

Pasarean Syeik Maulana Ishaq berada di Gunung Pecaron, Desa Klatakan, Kendit Petilasan. Banyak pengunjung yang datang ke lokasi ini. Selain untuk berziarah, mereka datang untuk menikmati pemandangan dari atas Gunung Pecaron dengan pantai pasir putih, di sebelah barat Gunung Pecaron.


PASAREAN SYEIK M ISHAQ *photoby wisatasitubondo*

2. Pasarean Agung Saifudin 

Pasarean Agung Saifudin berada di pinggir Jalan Raya Asembagus. Paseran ini merupakan makam dari pembabat Asembagus yang pada malam Jumat ramai dikunjungi oleh pengunjung dalam dan luar kota (Madura, Surabaya, Bali).


PASAREAN AGUNG SAIFUDIN *photoby wisatasitubondo*

3. Makam Raden Tjondrokusumo 

Makam Raden Tjondrokusumo berada di Desa Klatakan, Kendit, Gunung Agung, di atas bukit sekitar 300 meter dari permukaan laut, dengan latar belakang laut. Jarak tempuh sekitar 12 km dari pusat kota Situbondo. Raden Tjondrokusumo konon menurut beritanya masih keturunan Sunan Kudus, meninggal pada tanggal 17 Ramadhan. Semasa hidupnya beliau pernah bekerja di dinas pengairan pada zaman Belanda. Makam bersejarah ini banyak dikunjungi peziarah.


MAKAM RADEN TJONDROKUSUMO *photoby wisatasitubondo*

5. Makam Ke Pate Alos 

Makam Ke Pate Alos berada di Kampung Arab, Besuki. Tepatnya di Jalan Joko Tole, Gang Asta di sebelah barat Alun-alun Besuki. Akses menuju situs makam Ke Pate Alos ini mudah, bisa dengan kendaraan umum atau pribadi. Makam ini cukup ramai dikunjungi peziarah, terutama malam Jumat.

MAKAM KE PATE ALOS *photoby wisatasitubondo*

6. Situs Makam Tegal Mas 

Situs Makam Tegal Mas berada di Blora, Besuki, Situbondo. Tepatnya di jalan besar yang menghubungkan Besuki dengan Jatibanteng. Dapat dijangkau dengan kendaraan umum ataupun pribadi. Ada tiga pintu disini. Pintu pertama bagian selatan menuju makam Kanjeng Pangeran Aryo Prawirahadiningrat atau Bupati Besuki pertama. Pintu kedua menuju makam korban pembunuhan Jepang. Pintu ketiga bagian utara menuju makam Raden Adipati Aryo Prawiro Adiningrat atau Bupati Besuki kedua.


SITUS MAKAM TEGAL MAS *photoby bappedasitubondokab*

6. Klenteng Poo Tong Biaw Besuki 

Klenteng Poo Tong Biaw ini salah satu tempat ibadah Umat Budha, yang terletak di Besuki, sekitar 35 km dari Kota Situbondo.


KLENTENG POO TONG BIAW *photoby eastjava*

7. Gereja Katolik St. Maria Bintang Samudera

Informasi mengenai gereja ini  sangat terbatas, karena pernah terbakar pada kerusuhan 10 Oktober 1996, juga bencana banjir tahun 2002 dan 2008. Gereja ini mempunyai acuan tanggal 01 April 1958 sebagai hari penetapan berdirinya. Walau sebenarnya sudah lama berdiri.


GEREJA KATOLIK ST. MARIA BINTANG SAMUDERA *photoby keuskupanmalang*
GEREJA KATOLIK ST. MARIA BINTANG SAMUDERA *photoby albertusgregoryblogspot*


Selain tempat wisata, Situbondo juga mempunyai beberapa Ponpes yang terkenal di Indonesia. Antara lain : Ponpes Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, pesantren terbesar di Situbondo.


2 komentar:

Unknown on 5 September 2018 pukul 08.56 mengatakan...

jawa timur mna gan?
aqiqah jogja

andristour on 31 Januari 2020 pukul 13.39 mengatakan...

mantab,, keren keren spot wisata nya
paket wisata gunung bromo andris tour and travel

Posting Komentar